Themes by Openjournaltheme.comJurnal Sumbangsih
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh
<p>Jurnal Sumbangsih sebagai Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terkemuka untuk memajukan teori dan praktik yang terkait dengan semua bentuk pengabdian kepada masyarakat. Jurnal sumbangsih termasuk mencakup bahasan tentang upaya inovatif masyarakat; trend, tantangan, peluang yang muncul; dan pelaporan studi dampak di bidang layanan publik, penyuluhan, pengabdian berbasis komunitas, pengabdian partisipatif berbasis komunitas, pengabdian terapan, pembelajaran publik, dan lain-lain tentang pengabdian masyarakat.</p>LPPM Universitas Lampungen-USJurnal Sumbangsih2797-5878Bantuan Teknis Usulan Redesain Masjid Al-Karim Di Griya Rompok Asri, Mariana Ilir, Kabupaten Banyuasin
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/228
<p>Pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan melalui pendampingan langsung untuk membantu menyelesaikan permasalahan nyata di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk bantuan teknis usulan redesain Masjid Al-Karim di Griya Rompok Asri, Mariana Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Sebagai pusat ibadah dan aktivitas keagamaan warga perumahan, masjid ini menghadapi keterbatasan kapasitas ruang serta belum memiliki dokumen perencanaan teknis yang dapat dijadikan acuan pembangunan. Di sisi lain, keterbatasan pendanaan menuntut adanya perencanaan yang matang agar pembangunan dapat dilakukan secara bertahap dan terarah. Kegiatan pengabdian diawali dengan survei lapangan, pengumpulan data kondisi eksisting, serta diskusi bersama pengurus dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk mengidentifikasi kebutuhan ruang dan arah pengembangan bangunan. Tahap selanjutnya adalah penyusunan konsep redesain yang menghasilkan penataan ruang lebih optimal, sistem struktur yang lebih terencana, serta pengembangan fasade yang representatif. Dokumen redesain berupa gambar dua dimensi dan visualisasi tiga dimensi diharapkan menjadi pedoman pembangunan serta mendukung pembangunan masjid secara efektif, efisien, dan berkelanjutan.</p>Tri SepriantoAhmad Baqir AdrianViata ViriezkyPuan Jati MegawatiQonitah Khoirunisa Effendi
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-232026-06-237110.23960/jsh.v7i1.228The Effectiveness of Stunting Education and Supplementary Feeding Programs (PMT) on Mothers’ Knowledge at Akasia 1 Integrated Health Post (Posyandu), Kampung Baru Raya
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/176
<p><em>Stunting</em> merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia dan memerlukan upaya pencegahan melalui edukasi gizi yang berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui sosialisasi mengenai stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai stunting dan PMT melalui kegiatan sosialisasi di Posyandu Akasia 1 Kampung Baru Raya. Metode yang kami gunakan kali ini adalah desain one group pretest–posttest dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta mengenai stunting dan PMT, kuesioner digunakan sebelum dan sesudah sesi sosialisasi. Untuk menganalisis data yang dikumpulkan, uji Wilcoxon rank-sum, statistik deskriptif, dan uji Shapiro-Wilk digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan rata-rata meningkat dari 86,75 pada pretest menjadi 97,00 pada posttest, dan terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest (p < 0,05). Kesimpulannya, sosialisasi stunting dan PMT efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta dan dapat menjadi salah satu upaya edukatif dalam mendukung pencegahan stunting di tingkat masyarakat.</p>Keysha Shabrina AuliaShabryna Az’zahrah AbeliaBagas Qamara PutraAgung Kusuma Wijaya
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-262026-06-267110.23960/jsh.v7i1.176PENGUATAN LITERASI KECERDASAN BUATAN YANG ETIS DAN REFLEKTIF MELALUI PELATIHAN KONTEKSTUAL BAGI CALON GURU BAHASA INGGRIS
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/229
<p>Penggunaan AI (kecerdasan buatan) generatif dalam pendidikan tinggi selain memberikan manfaat juga bisa menimbulkan persoalan. AI dapat memberikan dukungan dalam penulisan, pencarian ide, penerjemahan, dan pengembangan bahan ajar, tetapi berdampak pada integritas akademik, sikap ketergantungan, serta melemahnya kemampuan berpikir kritis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran calon guru bahasa Inggris dalam menggunakan kecerdasan buatan secara etis, kritis, dan reflektif. Pelatihan dilaksanakan secara luring dalam satu sesi terpadu selama 60 menit dan diikuti oleh 28 mahasiswa tingkat akhir Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Lampung. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan materi, pemaparan interaktif, diskusi kasus, praktik terbimbing, refleksi, serta evaluasi awal dan akhir. Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan bahwa proporsi peserta dengan pemahaman memadai mengenai batas penggunaan AI dalam konteks akademik meningkat dari 32% sebelum pelatihan menjadi 82% setelah pelatihan. Refleksi peserta juga menunjukkan pergeseran sikap dari penggunaan AI sebagai penghasil jawaban instan menuju pemanfaatannya sebagai alat bantu untuk <em>brainstorming</em>, penyuntingan bahasa, dan pengembangan materi yang tetap memerlukan verifikasi, parafrase, sitasi, serta pertanggungjawaban pengguna. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan singkat yang kontekstual dapat memperkuat literasi AI dan kesadaran etis calon guru, meskipun pendampingan lanjutan dan integrasi materi ke dalam kurikulum diperlukan agar perubahan tersebut berkelanjutan.</p>Anwar FadilaFeni MunifatullahDesy Awal Mar'anNita Sitta RachmaNabila Hasri AinunDita Lutfiah Puspa DewiRiskie Nanda
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-302026-06-307110.23960/jsh.v7i1.229- PENINGKATAN KAPASITAS LITERASI HAZARD TERKAIT ENERGI TERBARUKAN PANAS BUMI PADA WARGA SMA NEGERI 1 SEKINCAU, LAMPUNG BARAT, PROVINSI LAMPUNG
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/227
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi energi panas bumi pada warga SMA Negeri 1 Sekincau yang berada di kawasan prospek panas bumi Sekincau, Lampung Barat. Program dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan aplikatif yang mencakup penyampaian materi interaktif, edukasi berbasis simulasi audio visual mengenai konversi panas menjadi energi listrik sederhana, serta diskusi mengenai manfaat energi bersih dan berkelanjutan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk menilai kesesuaian kebutuhan, kualitas pelaksanaan, serta capaian hasil kegiatan.</p> <p> </p> <p>Hasil evaluasi pada aspek context menunjukkan bahwa program ini relevan dengan kebutuhan sekolah dalam meningkatkan pemahaman siswa terkait energi terbarukan. Pada aspek input, kesiapan materi, media pembelajaran, dan kompetensi fasilitator dinilai baik oleh peserta. Aspek process menunjukkan tingkat partisipasi aktif siswa dan guru yang tinggi dengan keterlibatan mencapai 87%. Sementara itu, aspek product menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman siswa sebesar 80% berdasarkan hasil pre-test dan post-test.</p> <p> </p> <p>Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi energi panas bumi serta menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya pemanfaatan energi berkelanjutan di kalangan pelajar. Implementasi kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi sains dan energi, SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui edukasi energi terbarukan, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan kesadaran lingkungan dan energi bersih.</p>Akroma HidayatikaSuharnoGhazwan Al Khodri
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-222026-06-227110.23960/jsh.v7i1.227SOSIALISASI PENCEGAHAN BULLYING SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG AMAN DI UPT SDN 4 PRINGSEWU BARAT
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/224
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UPT SDN 4 Pringsewu Barat dengan tema “Belajar dengan Rasa Nyaman, Berkembang dengan Penuh Kasih Sayang, Jauhkan Anak dari Kekerasan.” Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai kekerasan di lingkungan sekolah, khususnya perilaku bullying antar teman sebaya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi partisipatif melalui ceramah interaktif, tanya jawab, dan observasi langsung. Subjek kegiatan adalah siswa kelas III–VI yang berjumlah sekitar 30 orang. Berdasarkan observasi dan sesi tanya jawab, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan pemahaman terhadap konsep bullying. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying, memahami dampaknya, serta mengetahui langkah-langkah melaporkannya kepada guru. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi partisipatif dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun budaya sekolah yang aman serta direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan program terstruktur yang melibatkan sekolah, orang tua, dan masyarakat.</p>Annisa Ananda
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-212026-06-217110.23960/jsh.v7i1.224PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL KERAJINAN GERABAH: UPAYA MENJAGA IDENTITAS BUDAYA LOKAL DESA NEGARA RATU
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/226
<p class="s21"><span class="s20">Artikel ini membahas pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap kerajinan gerabah sebagai identitas budaya lokal di Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Globalisasi membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk budaya lokal, namun juga meningkatkan risiko peniruan produk dan klaim identitas budaya oleh pihak lain. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif dengan metode sosialisasi kepada 15 pengrajin gerabah di Erri Art. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pengrajin sebelumnya belum memahami pentingnya perlindungan HKI, khususnya merek dan identitas produk. Setelah sosialisasi, peserta mulai memahami fungsi HKI sebagai perlindungan hukum sekaligus penguatan identitas budaya dan daya saing produk lokal. Kegiatan ini juga menghasilkan booklet dan video promosi sebagai media penguatan branding produk gerabah lokal di tengah perkembangan pasar global.</span></p>Hana Afifah
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-212026-06-217110.23960/jsh.v7i1.226Peningkatan Kapasitas Ilmu Kebumian Berbasis Digital Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Melalui Pemetaan Potensi Sumber Daya Geologi
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/219
<p>Peningkatan kapasitas pemahaman ilmu kebumian dapat berdampak pada tumbuhnya minat siswa terhadap bidang kebumian, yang akan semakin mendukung keberlanjutan pembangunan Indonesia sebagai negara yang sangat kaya akan keanekaragaman fenomena dan potensi geologi, seperti mineral, energi, serta potensi bencana geologi. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital saat ini membuka peluang besar untuk meningkatkan kapasitas literasi kebumian melalui pendekatan yang lebih interaktif dan aplikatif. Melalui program "Peningkatan Kapasitas Ilmu Kebumian Berbasis Digital", para siswa Sekolah Menengah Atas akan dibekali pemahaman dasar mengenai geologi serta keterampilan praktis dalam memetakan potensi sumber daya geologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara potensi keanekaragaman geologi yang dimiliki negeri Indonesia dan kemampuan generasi muda dalam mengenali serta mengelola potensi tersebut. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengenali dan mengelola informasi kebumian secara mandiri, interaktif, dan berbasis teknologi. Solusi ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik generasi digital serta mendekatkan geosains pada kehidupan nyata siswa. Luaran ini diharapkan tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam mengenal, menjaga, dan memanfaatkan potensi geologi secara bijak dan berkelanjutan.</p>Irfan HanifRustadiRavi Nuril
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-232026-06-237110.23960/jsh.v7i1.219PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI RESTORASI EKOSISTEM TERUMBU KARANG SEBAGAI UPAYA MITIGASI PASCA BENCANA DI DESA KUNJIR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/218
<p>Tsunami merupakan gelombang besar di laut yang sifatnya merusak. Pada tahun 2018 tsunami menerjang Desa Kunjir, Kabupaten Lampung Selatan. Tsunami ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, kerugian harta dan benda, dampak psikologi namun juga kerusakan ekosistem terumbu karang. Kerusakan ekosistem terumbu karang pelu dilakukan rehabilitasi. Salah satu upaya rehabilitasi ekosistem terumbu karang tersebut melalui terumbu butan. Terumbu buatan merupakan struktur terumbu yang diletakkan di dasar laut untuk memperbaiki ekosistem terumbu karang rusak. Terumbu buatan dengan media balok beton dipiliha karena memiliki keunggulan yang kokoh dan tahan lama di dasar laut.</p>Anma Hari Kusuma
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-212026-06-217110.23960/jsh.v7i1.218SOSIALISASI PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (PPA) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI HUKUM MASYARAKAT DI KELURAHAN SUKARAME
https://sumbangsih.lppm.unila.ac.id/index.php/jsh/article/view/190
<p>Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi permasalahan sosial yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi hukum masyarakat serta adanya stigma yang menganggap kekerasan sebagai urusan privat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan literasi hukum terkait Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melalui program sosialisasi di Kelurahan Sukarame. Kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam dua tahap, yaitu sosialisasi di SD Negeri 1 Sukarame yang melibatkan 240 siswa kelas III dan IV serta guru, dan edukasi kepada 26 warga perempuan menggunakan media poster mengenai hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme pelaporan kasus kekerasan. Evaluasi dilakukan melalui metode pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta yang ditandai dengan meningkatnya skor post-test serta keberanian peserta dalam melaporkan tindak kekerasan. Secara keseluruhan, program sosialisasi PPA efektif dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat dan mendukung upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak..</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> perlindungan perempuan dan anak, pengabdian masyarakat, literasi hukum, sosialisasi, pencegahan kekerasan.</p>Andri MartaMelissa Novianti Nugroho
Copyright (c) 2026 Jurnal Sumbangsih
2026-06-212026-06-217110.23960/jsh.v7i1.190