The Effectiveness of Stunting Education and Supplementary Feeding Programs (PMT) on Mothers’ Knowledge at Akasia 1 Integrated Health Post (Posyandu), Kampung Baru Raya
EFEKTIVITAS SOSIALISASI STUNTING DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI POSYANDU AKASIA 1 KAMPUNG BARU RAYA
DOI:
https://doi.org/10.23960/jsh.v7i1.176Keywords:
Stunting, Pemberian Makanan Tambahan, Pengetahuan Ibu, BalitaAbstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia dan memerlukan upaya pencegahan melalui edukasi gizi yang berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui sosialisasi mengenai stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai stunting dan PMT melalui kegiatan sosialisasi di Posyandu Akasia 1 Kampung Baru Raya. Metode yang kami gunakan kali ini adalah desain one group pretest–posttest dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta mengenai stunting dan PMT, kuesioner digunakan sebelum dan sesudah sesi sosialisasi. Untuk menganalisis data yang dikumpulkan, uji Wilcoxon rank-sum, statistik deskriptif, dan uji Shapiro-Wilk digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan rata-rata meningkat dari 86,75 pada pretest menjadi 97,00 pada posttest, dan terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest (p < 0,05). Kesimpulannya, sosialisasi stunting dan PMT efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta dan dapat menjadi salah satu upaya edukatif dalam mendukung pencegahan stunting di tingkat masyarakat.






